Mutasi TNI Terbaru, Ada Pangkogabwilhan I hingga Danlanud Halim Perdanakusuma

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru-baru ini kembali mengeluarkan kebijakan mutasi, rotasi, dan juga iklan jabatan terhadap beratus-ratus Perwira Tinggi (Pati) TNI dari tiga matra. Mereka yang dimaksud terkena kebijakan mutasi yang disebutkan pada waktu ini menduduki jabatan strategis di area institusi TNI.
Kebijakan mutasi para perwira yang disebutkan tertuang pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 Tentang Pemberhentian dari serta Pengangkatan Dalam Jabatan di dalam Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
SK yang tersebut ditetapkan Panglima TNI pada Rabu, 11 September 2024 ini menyebutkan ada 130 perwira yang dimaksud dimutasi. Para perwira yang disebutkan ada yang mana menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI.
Berdasarkan data yang tersebut dihimpun, di area TNI Angkatan Darat (AD), perwira yang dimutasi antara lain, Letjen TNI Anton Nugroho yang dimaksud ketika ini menduduki jabatan Staf Khusus KSAD. “Letjen TNI Anton Nugroho, jabatan lama Staf Khusus KSAD, jabatan baru Pati Mabes TNI pada rangka pensiun,” bunyi keterangan tertulis, Kamis (12/9/2024).
Selain itu, ada juga Mayjen TNI Anton Yuliantoro, dari Pangdivif 2 Kostrad dimutasi menjadi Pa Sahli Tk III. KSAD Bid Komsos. Jabatan yang digunakan ditinggalkan diisi oleh Brigjen TNI Susilo yang tersebut sebelumnya menjabat sebagai Kakordos Seskoad.
Sedangkan pada TNI Angkatan Laut (AL) perwira yang tersebut masuk di daftar mutasi yakni, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Agus Hariadi dari Pangkogabwilhan I dimutasi menjadi Sesjen Wantannas menggantikan Laksdya TNI T.S.N.B Hutabarat yang dimaksud dimutasi menjadi Dosen Tetap Unhan.
Jabatan Pangkogabwilhan I yang tersebut ditinggalkan diisi oleh Laksdya TNI Agus Hariadi diisi oleh Laksda TNI Rachmad Jayadi yang dimaksud sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk III Bid. Banusia Panglima TNI.
Sementara pada TNI Angkatan Atmosfer (AU) yakni, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama (Marsma) TNI Destianto Nugroho Utomo yang dimutasi menjadi Staf Khusus KSAU. Posisinya digantikan oleh Kolonel Muzafar yang digunakan sebelumnya menjabat sebagai Paban VI/RB Srenaau.





