Pelni Medan awasi ketat agen perjalanan resmi penjual tiket

Jika ditemukan pelanggaran, kami memberikan surat peringatan tegas tertulis. Kalau mengulangi lagi, kami memasukkan mereka itu ke daftar hitam
Medan – PT Pelayaran Nasional Nusantara (Pelni) Unit Medan mengawasi ketat kinerja agen perjalanan resmi yang mana memasarkan tiket PT Pelni (Persero) pada wilayah Sumatra Utara.
"Jika ditemukan pelanggaran, kami memberikan surat peringatan serius tertulis. Kalau mengulangi lagi, kami memasukkan dia ke daftar hitam," ujar Kepala Unit PT Pelni Medan Biwa Abi Laksana di Medan, Jumat.
Biwa melanjutkan ketika ini ada sekitar delapan agen perjalanan resmi yang tersebut berhak mengirimkan tiket kapal Pelni dalam Sumut.
Pengawasan agen-agen itu, kata dia, diintensifkan sejak tahun 2023. Hasilnya, Pelni Medan pernah melayangkan surat peringatan keras terhadap salah satunya.
Agen tersebut, Biwa menjelaskan, mengedarkan tiket yang digunakan tidaklah sesuai dengan identitas atau KTP penumpang.
"Kami mengetahui hal itu pada saat memeriksa boarding pass sebelum naik ke kapal. Makanya penumpang komplain dikarenakan beliau bukan sanggup masuk kapal," tutur dia.
Biwa pun mengingatkan semua mitra Pelni termasuk para agen perjalanan berjualan tiket ke warga sesuai dengan regulasi.
Tiket, beliau menegaskan harus diperdagangkan dengan nilai resmi. Identitas penumpang pun harus sesuai dengan KTP.
"Penjualan tiket wajib dikerjakan sesuai ketentuan agar tiada merugikan penumpang," kata Biwa.
Dia menambahkan, pihaknya juga membuka diri untuk laporan dari penumpang terkait agen-agen "nakal".
Selain itu, Biwa juga mengingatkan penduduk agar tidak ada membeli tiket Pelni dari media sosial lantaran dipastikan palsu.
"Kalau tertipu dengan tiket dalam media sosial, kami sulit melacaknya," ujar dia.
Pemasukan dari tiket penumpang memang benar penting untuk PT Pelni (Persero) satu di antaranya Pelni Medan.
Pada Januari-Mei 2024, PT Pelni Medan meraup laba Rp23 miliar yang mana sekitar 70 persennya berasal dari pelanggan tiket penumpang, kemudian muatan atau logistik 25 persen dan juga aktivitas komersial lima persen.
Artikel ini disadur dari Pelni Medan awasi ketat agen perjalanan resmi penjual tiket






