Terungkap Alasan Jennifer Lopez Gugat Cerai Ben Affleck, Bukan akibat Selingkuh

JAKARTA – Alasan Jennifer Lopez menggugat cerai Ben Affleck pasca dua tahun menikah akhirnya terungkap. Bukan dikarenakan perselingkuhan seperti yang mana banyak diperkirakan, pemicu utama retaknya hubungan pasangan ini ternyata dikarenakan perbedaan pandangan hidup yang tak dapat didamaikan.
Meskipun keduanya sempat terlihat mesra di tempat berbagai kesempatan, konflik internal yang dimaksud terus berlarut-larut akhirnya memproduksi Jennifer Lopez mengambil langkah berat untuk mengakhiri pernikahannya. Penyanyi 55 tahun itu menggugat cerai Ben Affleck pada Selasa, 20 Agustus 2024 tepat pada waktu perayaan pernikahan yang mana kedua.
Dilansir dari Page Six, Akhir Pekan (25/8/2024), di gugatan cerai yang tersebut diajukan ke pengadilan, Lopez mengungkap resmi berpisah dengan Affleck pada 26 April 2024.
Pelantun On The Floor itu juga menyatakan bahwa beliau tidaklah ingin dirinya maupun bintang film Batman yang disebutkan diberi tunjangan pasangan.

Foto/Aceshowbiz
Selain menggugat cerai, artis yang akrab disapa J.Lo itu juga mengajukan permohonan hakim untuk mengubah namanya dari Jennifer Lynn Affleck menjadi Jennifer Lynn Lopez. Ia mengambil nama belakang aktor 52 tahun yang disebutkan ketika merekan nikah pada Juli 2022.
Sebelumnya, Lopez sangat antusias untuk menjadi Nyonya Affleck. Bahkan pada sebuah wawancara dengan Vogue, ia menyampaikan tindakannya sebagai hal yang digunakan romantis.
“Orang-orang masih akan memanggil saya Jennifer Lopez. Namun nama resmi saya adalah Nyonya Affleck akibat kami telah menikah,” kata Lopez terhadap Vogue pada November 2022.
“Kami adalah suami istri. Saya bangga akan hal itu. Saya rasa itu bukanlah masalah,” sambungnya.
Tak lama setelahnya menikah, Lopez mengungkapkan bahwa ia mengubah nama belakangnya ketika mengumumkan dirinya sebagai Mrs. Jennifer Lynn Affleck di buletin On the JLo miliknya pada Juli 2022.
Di sisi lain, Lopez dan juga Affleck dilaporkan tidak ada mempunyai perjanjian pranikah. Ini adalah dapat menyebabkan perebutan melawan aset, termasuk rumah mewah mereka dalam Beverly Hills senilai USD68 jt atau Rp893 miliar yang digunakan dia pasarkan untuk dijual.






