Viral Pemanah Paralimpiade Sheetal Devi, Torehkan Bidikan Sempurna Menggunakan Kaki

PARIS – Pemanah Paralimpiade Sheetal Devi menjadi bintang yang dimaksud bersinar di dalam kompetisi Olimpiade musim panas Paris 2024. Atlet berusia 17 tahun ini tersebar luas setelah berhasil membidik sasaran dengan sempurna menggunakan kakinya.
Sheetal Devi hanya saja menggunakan kakinya untuk mendaratkan sasaran dengan sempurna juga meraih medali perunggu Olimpiade pada Paris. Atlet India yang dimaksud memperoleh medali perak dalam Kejuaraan Paralimpiade Panahan Bumi tahun lalu serta juga meraih dua medali emas dan juga satu perak di dalam Asian Para Games 2023.
Namun, sekarang beliau telah dilakukan melampaui semua prestasi mengesankan itu dengan medali perunggu bersejarah di dalam Paris dengan rekan setimnya Rakesh Kumar di nomor campuran. Yang membuatnya semakin mengesankan adalah kenyataan bahwa ia baru berusia 17 tahun lalu tampil di area Olimpiade pertamanya.
“Keberhasilan merek adalah contoh inspiratif dari komitmen juga upaya terkoordinasi. Keduanya adalah olahragawan inspiratif yang mana darinya kaum muda kita dapat belajar banyak,” tulis Presiden India Droupadi Murmu di tempat media sosial diambil SINDOnews dari laman Dailymail, Rabu (4/9/2024).
Pengusaha besar India Anand Mahindra menambahkan, “Keberanian, komitmen, juga semangat pantang menyerah yang tersebut luar biasa tidaklah terkait dengan medali. Sheetal Devi, Anda adalah mercusuar inspirasi bagi negara—dan seluruh dunia.”
Sebagai satu-satunya partisipan di cabang olahraga ini tanpa lengan, teknik atlet India pada olahraga yang digunakan membutuhkan tingkat presisi. Intensitas tinggi ini sangat memukau sekaligus menginspirasi.
Pertama-tama, Sheetal Devi mengangkat anak panah ke tempatnya menggunakan kaki kanannya sebelum mengangkat busur, yang tersebut sudah diseimbangkan pada lutut kirinya, dengan kaki yang dimaksud sama.
Sekarang, alat panah yang disebutkan sejajar dengan wajahnya serta Devi. Dia memejamkan mata kirinya dengan ekspresi fokus murni, mencoba menyelaraskan proyektil dengan sempurna dengan sasaran – yang mana terletak sangat jauh, 70 meter.






