Bisnis
Gibran ingin tingkatkan lifting minyak juga UMKM guna pacu dunia usaha

Ibukota – Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ingin meningkatkan besar produksi minyak bumi (lifting) juga pemajuan sumbangan bidang usaha mikro, kecil juga menengah (UMKM) guna memacu perekonomian negara.
"Saya sudah ada bilang permasalahan lifting minyak, kemudian juga proses lanjut itu kan banyak saya ungkapkan pada masa debat lalu kampanye, tembaga, bauksit nikel yang mana udah jalan sekarang, kan sudah ada terbukti meningkatkan pendapatan negara, serta sekali lagi jangan lupakan UMKM," kata Wapres terpilih Gibran ketika berkunjung ke kantor Kementerian Investasi/Badan Sinkronisasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Jakarta, Senin.
Gibran menyatakan telah berdiskusi dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk menghasilkan sebuah pemajuan (improvement) baik melalui perbaikan regulasi maupun perizinan.
"Memang harus ada improvement tadi kan saya bicara permasalahan regulasi kemudian lain-lain banyak yang diperlukan digenjot," kata dia.
Lebih lanjut Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memaparkan kunjungan Wapres terpilih yang dimaksud bertujuan untuk berdiskusi mengenai pemajuan perekonomian digital, hilirisasi, juga percepatan pelayanan pembangunan ekonomi dalam Indonesia.
Menurut dia, ketika ini masih perlu adanya perbaikan regulasi investasi modal di Tanah Air, dan juga memperbaiki sistem pelayanan izin bisnis satu pintu melalui Online Single Submission (OSS).
"Saya ungkapkan untuk Mas Gibran bahwa OSS kita harus diperbaiki secara baik, OSS ini sudah ada bagus. kita harapannya seperti mobil Mercy," katanya.
Sebelumnya, Bahlil mengutarakan penanaman modal di dalam bulan Januari-Juni 2024 (semester I) yang dimaksud terealisasi sebesar Rp829,9 triliun telah terjadi berhasil menerima banyaknya 1.225.042 tenaga kerja.
Penyerapan tenaga kerja yang dimaksud didominasi melalui penyetoran modal di negeri (PMDN) dengan nilai pembangunan ekonomi sebesar Rp408,2 triliun lalu mengangkat tenaga kerja Nusantara banyaknya 738.202. Sedangkan untuk penyertaan modal asing (PMA) terealisasi ke semester I sebesar Rp421,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 486.840 orang.
Artikel ini disadur dari Gibran ingin tingkatkan lifting minyak dan UMKM guna pacu ekonomi






