Timnas esports Negara Indonesia lakukan “scrim” hingga “ice bath” pada pelatnas

Ibukota Indonesia – Tim nasional esports Tanah Air menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan berubah-ubah program, mulai dari "scrim" atau latih tanding hingga pengobatan "ice bath" atau berendam air dingin untuk relaksasi.
Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana mengungkapkan bahwa Badan Timnas Esports Nusantara sudah ada menyusun kegiatan dari bangun pagi hingga waktu malam hari.
"Dari pagi pasti ada pertemuan bangun pagi. Sesi pribadi itu ada. Kita ada ajarkan ice bath juga. Terus kita ada apel pagi itu wajib. Apel pagi itu ngapain aja? Ya doa, sharing-sharing. Data apa up to date hari itu kita ungkapkan semua," kata Richard terhadap ANTARA dalam Jakarta, Rabu.
"Lalu kita ada menyanyi lagu kebangsaan, lagu nasional. Terus kita juga ada pembukaan hukuman, sanksi. Jadi kalau ada sanksi yang mana kemarin terjadi dibayar lunas pada ketika apel."
Setelah apel pagi, timnas esports akan menjalani aktivitas fisik, olahraga sesuai dengan jadwal setiap tim. Lalu, ada pertemuan materi dari Badan Timnas Esports yang tersebut diisi oleh beberapa jumlah anggota Badan Timnas Esports, pada antaranya ahli kepala, psikolog, dokter, lalu ahli nutrisi.
"Lalu ada materi pokoknya yaitu scrim internal tim. Misalnya, scrim pertama, scrim kedua, scrim ketiga," ujar Richard.
"Scrim paling maksimal jam 10 malam. Jadi, anak-anak udah setuju juga jam 10 waktu malam kurang lebih lanjut itu udah stop semua kegiatan latihan kita. Sehingga jam 11 tuh maksimal udah off blue screen."
Sebelum off blue screen, ada program-program recovery yang dijadwalkan, bisa jadi dijalankan dalam kamar tiap-tiap atau secara grup. Misalnya, berendam ke kolam air panas yang mana telah tersedia di dalam hotel atau berendam air dingin atau ice bath dalam bathtub kamar masing-masing.
Menurut Richard, ice bath diperlukan untuk mempercepat langkah-langkah recovery. Meski esports dianggap olahraga yang mana tidaklah menguras fisik, melakukan latih tanding duduk selama kurang lebih besar delapan jam juga membutuhkan perawatan untuk relaksasi agar atlet mendapatkan tidur yang digunakan berkualitas sehingga dapat berpengaruh pada performa mereka.
"Tim Kemenpora juga menginginkan atlet-atlet esports kita bisa saja fit, bugar, dan juga ideal. Pada ketika transisi dari klub ke kita tentu sejumlah atlet yang tersebut masih catatan komposisi tubuhnya merah-merah indikatornya. Semoga tujuh bulan ke depan kita bisa jadi convert 180 derajat jadi hijau. Itu harapan kita," kata Richard.
"Makanya kita ada dua pelatih strength conditioning di dalam sini. Satu kuat eksekusi di dalam lapangan, yang dimaksud satu kuat program, kemudian kuat pendataan. Tersertifikasi dari Kemenpora langsung."
Pengurus Besar Esports Nusantara (PB ESI) telah dilakukan memulai pemusatan latihan nasional pada Mingguan (11/5) kemudian akan berlangsung selama tujuh bulan hingga SEA Games 2025 Thailand yang dijadwalkan pada 9-20 Desember.
Artikel ini disadur dari Timnas esports Indonesia lakukan “scrim” hingga “ice bath” di pelatnas






