BIN Dorong Kreativitas Pemuda lewat Pemberdayaan lalu Pengembangunan Potensial

JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) terus berikrar di membantu kreativitas generasi muda. Kepercayaan ini ditujukan BIN lewat Proyek Aneuk Muda Aceh Unggul Luar Biasa (Amanah) untuk mengupayakan kreativitas generasi muda Aceh.
Kali ini dengan memulai pembangunan studio musik berteknologi canggih pada Gedung AMANAH, Kawasan Industri Aceh (KIA), Desa Ladong, Mesjid Raya, Wilayah Aceh Besar.
Salah satu kontestan pelatihan, Ridho Brilian, mengungkapkan kegembiraannya menghadapi kesempatan yang mana didapatkannya itu. Menurutnya, selain infrastruktur yang tersebut sangat memadai, diperkenalkan instruktur profesional turut membantu partisipan di menguasai keterampilan yang digunakan diperlukan.
“Pelatihannya luar biasa, dengan instruktur yang dimaksud sangat kompeten. Jarang ada pelatihan seperti ini di area Aceh,” kata Ridho, Hari Sabtu (14/9/2024).
Pelatihan yang tersebut diberi judul “Soundcraft with Amanah: Menguasai Teknik Sound Engineering juga Produksi Musik” ini berlangsung di dalam studio musik Gedung Amanah.
Para partisipan diperkenalkan dengan teknologi mutakhir, termasuk pengaplikasian mixer digital dan juga Digital Audio Workstation (DAW). Ridho mengakui, bagi banyak peserta, ini adalah pertama kalinya merek berkesempatan menggunakan peralatan profesional semacam itu.
Selain itu, para partisipan juga diperkenalkan dengan infrastruktur studio musik yang terdiri dari ruang rehearsal, ruang vokal, dan juga ruang monitoring yang dimaksud semuanya berukuran luas dan juga dirancang untuk mengupayakan produksi musik berkualitas tinggi.
“Untuk pertama kalinya, kami anak-anak Aceh sanggup merasakan studio rekaman yang tersebut profesional dengan peralatan lengkap. Fasilitas ini sangat membantu kami di berkarya,” kata Ridho dengan penuh semangat.
Ridho juga menekankan, studio Amanah adalah yang paling forward dalam Aceh ketika ini. Banyak partisipan yang dimaksud bekerja di tempat bidang produksi audio merasa sangat terbantu dengan infrastruktur ini, yang dimaksud memungkinkan merekan untuk terus belajar juga meningkatkan kemampuan mereka.
“Keberadaan ini benar-benar memberikan dorongan bagi kami untuk lebih besar produktif. Kami berharap bisa saja terus berkarya serta memajukan kreativitas pemuda Aceh,” tambah Ridho.




