Kisah Canelo Alvarez Bikin Petinju Hal ini Sampai Tak Naik Ring Lagi

Canelo Alvarez berada dalam bersiap untuk berduel melawan Edgar Berlanga pada perebutan sabuk juara kelas menengah super WBO serta WBC di tempat T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, 14 September 2024. Jelang pertemuan ini, kedua petinju tak mampu menahan diri untuk melontarkan kritikan pedas.
Namun tahukah Anda ada satu petinju yang digunakan benar-benar menyebabkan Canelo marah? Dia adalah Billy Joe Saunders. Itu diketahui pasca Premier Boxing Champions mengunggah video wawancara dengan Canelo.
Dalam wawancara itu, Canelo mengungkapkan permusuhannya dengan Saunders. “Si brengsek itu membuatku marah. Itu sebabnya ia mendapatkan apa yang digunakan pantas ia dapatkan,” ungkap Canelo diambil dari Forbes, Hari Sabtu (24/8/2024).
Tapi Canelo akhirnya berhasil menyumpal mulut Saunders dengan merebut kemenangan TKO pada ronde kedelapan selama pertarungan unifikasi pada Mei 2021. Petinju yang datang ke pertarungan sebagai juara kelas menengah super WBC berhasil melucuti sabuk juara WBO milik Saunders.
Setelah itu, kariernya mulai melejit. Enam bulan kemudian, Canelo berhasil merebut sabuk juara IBF dengan mengalahkan Caleb Plant.
“Beberapa petarung berbicara untuk mengirimkan pertarungan atau diri merek sendiri, tetapi dia, menurut saya ia orang yang dimaksud buruk serta saya sangat senang mengalahkan orang itu,” kata Canelo.
Saunders mungkin saja mencoba mengedarkan pertarungan kemudian dirinya sendiri, tetapi di dalam mata Canelo, semuanya sudah ada kelewat batas. Petinju Meksiko ini tampak sangat senang menyiksa Saunders selama delapan ronde.
Saunders menerima pukulan yang mana sangat keras, menderita patah tulang orbital, sehingga ia tidaklah pernah bertarung lagi sejak ketika itu. Saunders belum resmi pensiun, tetapi dengan tambahan dari tiga tahun sejak pertarungan terakhirnya, tampaknya beliau mungkin saja sudah ada selesai berkompetisi sebagai petinju profesional.
Sejauh ini Canelo Alvarez sudah pernah bertarung enam kali sejak pertemuannya dengan Saunders, dengan skor 5-1. Satu-satunya kekalahannya terjadi melalui langkah mutlak melawan Dmitry Bivol pada Mei 2022. Pertarungan dengan Berlanga adalah putaran selanjutnya dari persaingan tinju Meksiko-Puerto Rico.
Meskipun Canelo jelas difavoritkan, pertarungan yang dimaksud tetap memperlihatkan menarik perhatian penonton. Ini adalah akan menjadi di malam hari yang mana sibuk pada olahraga tarung kemudian diklaim sebagai acara olahraga paling menakjubkan yang tersebut pernah ada.






