SBY Yakin Kepemimpinan Prabowo Demokrasi Bisa Terjaga dan juga Hukum Ditegakkan

JAKARTA – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meyakini, Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto dapat menegakkan hukum hingga berikrar menjaga demokrasi. Keyakinan itu didapat SBY pasca berdiskusi dengan Prabowo pada beberapa kesempatan.
Dari hasil diskusinya, SBY menilai, Prabowo mempunyai komitmen, idealisme kemudian semangat untuk mengabdi terhadap bangsa Indonesia.
“Saya punya keyakinan, oleh sebab itu beberapa kali kami bertukar pikiran, berdiskusi, Pak Prabowo juga punya komitmen, punya idealisme, punya semangat juga, dan juga ada juga program yang dimaksud mau dikerjakan, yang menurut saya compatible dengan apa yang mana diperlukan di dalam negeri ini,” kata SBY usai hadiri peluncuran buku berjudul “Standing Firm for Indonesia’s Democracy: An Oral History of PresidentSusilo Bambang Yudhoyono, dalam Sentral Senayan, Ibukota Pusat, Rabu (18/9/2024).
SBY optimistis, Prabowo akan meningkatkan ekonomi agar penduduk Indonesia mampu sejahtera. Ia juga yakin, Ketua Umum Partai Gerindra itu dapat menegakan hukum lalu berikrar menjaga demokrasi.
“Utamanya adalah menghasilkan ekonomi kita terus tumbuh, makin tumbuh, agar kesejahteraan rakyat juga meningkat. Yang kedua komitmen tentang menegakkan hukum yang digunakan adil, the rule of law. Juga komitmen untuk menjaga demokrasi. Dan yang mana keempat komitmen Indonesia masih berperan di kawasan maupun di dunia,” tutur SBY.
Kendati demikian, SBY berharap Prabowo dapat mewujudkan tersebut. Apalagi, ia optimis, Prabowo miliki peluanh juga kemampuan untuk mewujudkan hal tersebut.
“Mendengarkan itu, tentu saya berbesar hati, juga I’m hoping Pak Prabowo betul-betul sanggup melakukan sesuatu yang mana sangat diinginkan oleh rakyat kita. Jalan itu ada, potensi itu ada, lalu beliau punya kemampuan,” ucap SBY.
“Nah oleh lantaran itu, ya mari kita berikan dukungan terhadap pemimpin kita yang tersebut baru nanti, sambil mengingatkan rencana apa yang dimaksud sangat diharapkan oleh rakyat Indonesia,” tandasnya.






