Prabowo Subianto Berkumpul Raja Malaya Bahas Menguatkan Kerja Sama Perlindungan

JAKARTA – Menteri Defense (Menhan) yang digunakan juga presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu Raja Malaysia, Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Di-Pertuan Agong, Sultan Ibrahim, di dalam Malaysia.
Momen itu dibagikan Prabowo di akun Instagram Kementerian Defense (Kemhan) @kemhanri. Tampak, Prabowo dengan segera disambut pejabat Malaya setelahnya pesawat yang ditumpanginya tiba di dalam PU Subang Airforce Base.
Kemudian, Prabowo dengan segera menuju ke Istana Negara Kuala Lumpur untuk bertemu Raja Malaysia. Pertemuan itu bertujuan untuk mendiskusikan seputar penguatan kerja mirip pertahanan juga berbagai isu strategis lainnya yang akan terus berkesinambungan antara Indonesia kemudian Malaysia.
Setibanya di dalam Istana Negara Kuala Lumpur Prabowo secara langsung disambut hangat oleh Raja Tanah Melayu Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Di-Pertuan Agong, Sultan Ibrahim. Tampak, keduanya berbincang akrab.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan penghargaanya untuk Yang Mulia Sultan Ibrahim lantaran telah dilakukan disambut hangat kemudian keramahtamahan yang tersebut diberikan terhadap Indonesia sebagai negara sahabat.
“Saya menghargai hubungan kuat antara kedua negara kita serta akan terus mencoba meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang pertahanan. Saya menghargai harapan baik Anda lalu berharap kemitraan kita terus berprogres untuk kepentingan bersama,” ujar Prabowo, Hari Sabtu (7/9/2024).
Pertemuan itu juga mendiskusikan penguatan kerja sebanding pertahanan kedua negara. “Keduanya mengkaji seputar penguatan kerja serupa pertahanan juga berbagai isu strategis antara Indonesia-Malaysia, termasuk terkait kemitraan di area bidang keamanan pada daerah-daerah perbatasan,” demikian keterangan yang dimaksud diambil dari akun Instagram @kemhanri.
Adapun kunjungan ini dijalankan pasca rangkaian kegiatan kunker ke beberapa negara yaitu Brunei Darussalam, Laos, lalu Kamboja untuk bertemu para pemimpin negara tersebut, dan juga kunjungan tiada resmi ke Thailand untuk menemui eks Awal Menteri Thaksin Shinawatra kemudian PM Thailand yang baru Paetongtarn Shinawatra.





