Pemain asing Kompetisi 1 yang tersebut dipanggil negaranya pada jeda internasional

DKI Jakarta – Jeda internasional FIFA akan segara bergulir dalam bulan Maret ini, peserta terbaik setiap negara segera kembali membela Timnas merek pada event ini, baik untuk kualifikasi Piala Planet ataupun turnamen regional seperti AFC juga CONCACAF.
Hal ini juga berlaku terhadap para pemain asing yang tersebut merumput di BRI Kompetisi 1 musim ini. Sederet nama-nama pemain asing dari bermacam klub turut dipanggil oleh negara mereka demi tugas kebangsaan. Total berjumlah 13 pemain Kompetisi 1 dipanggil kali ini, siapa hanya mereka? simak daftarnya pada bawah ini.
1. Jaime Moreno
Klub: Barito Putera
Negara: Nikaragua
Posisi: Striker
Pemain berpostur 183 centimeter ini dipanggil untuk menjalani Kualifikasi Piala Emas CONCACAF 2025 menghadapi Guadeloupe.
2. Gervane Kastaneer
Klub: Persib Bandung
Negara: Curacao
Posisi: Penyerang/Sayap
Pria 28 tahun kelahiran Rotterdam, Belanda ini akan meningkatkan kekuatan Timnas Curacao untuk Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona CONCACAF.
3. Cornelius Stewart
Klub: Semen Padang
Negara: St. Vincent & Grenadines
Posisi: Penyerang
Penyerang lincah Kabau Sirah ini akan meningkatkan kekuatan negaranya di kompetisi Kualifikasi Piala Emas CONCACAF 2025.
4. Christophe Nduwarugira
Klub: Borneo FC
Negara: Burundi
Posisi: Pesepakbola bertahan/Bek tengah
Christophe dipanggil Timnas Burundi untuk turnamen Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Afrika berhadapan dengan Pantai Gading juga Seychelles.
5. Sudi Abdallah
Klub: PSIS Semarang
Negara: Burundi
Posisi: Penyerang
Sama seperti Christophe Nduwarugira, Sudi dipanggil untuk melakoni laga di Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Afrika menghadapi Pantai Gading lalu Seychelles.
6. Yuran Fernandes
Klub: PSM Makassar
Negara: Cape Verde
Posisi: Bek tengah
Bek jangkung milik kelompok Juku Eja ini dipanggil negaranya untuk event Kualifikasi Piala Global 2026 zona Afrika berperang melawan Mauritius serta Angola.
7. Rohit Chand
Klub: Persik Kediri
Negara: Nepal
Posisi: Gelandang
Pemain yang telah malang melintang dalam Kompetisi Indonesia ini merupakan andalan ke skuad Timnas Nepal. Dalam kesempatan kali ini, Rohit akan melakoni laga persahabatan kontra Singapura dan juga Kualifikasi Piala Asia 2027 menghadapi Malaysia.
8. Majed Osman
Klub: Persik Kediri
Negara: Lebanon
Posisi: Penyerang sayap/Gelandang
Pemain kelahiran London, Inggris ini akan membela Lebanon di laga Kualifikasi Piala Asia 2027 berperang melawan Brunei Darussalam.
9. Gali Freitas
Klub: PSIS Semarang
Negara: Timor Leste
Posisi: Penyerang sayap/Gelandang serang
Pemain kontroversial jika Timor Leste ini kembali berubah menjadi langganan negaranya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 berjuang melawan Tajikistan.
10. Kevin Ray Mendoza
Klub: Persib Bandung
Negara: Filipina
Posisi: Kiper
Penjaga gawang milik Maung Bandung ini akan kembali meningkatkan kekuatan The Azkals di kompetisi Kualifikasi Piala Asia 2027 bertarung dengan Maladewa.
11. Mohammed Rashid
Klub: Persebaya Surabaya
Negara: Palestina
Posisi: Pemain lini tengah Bertahan
Jangkar tangguh eks Bali United ini akan meningkatkan kekuatan Palestina di lanjutan Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia menghadapi Jordania juga Irak.
12. Tamirlan Kozubaev
Klub: Persita Tangerang
Negara: Kyrgyztan
Posisi: Bek tengah
Pemain berpostur 186 centimeter ini dipanggil ke skuad Kyrgyztan untuk melakoni laga lanjutan di turnamen Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia menghadapi Uzbekistan kemudian Qatar.
13. Elias Dolah
Klub: Bali United
Negara: Thailand
Posisi: Bek tengah
Bek sedang keturunan Swedia ini kembali dipercaya mengawal pertahanan tim gajah putih Thailand di laga persahabatan kontra negara Afghanistan dan juga Kualifikasi Piala Asia 2027 bertarung dengan Sri Lanka.
Keikutsertaan para pemain asing BRI Kompetisi 1 di jeda internasional FIFA Maret ini menunjukkan kualitas kompetisi domestik yang dimaksud semakin diperhitungkan. Kehadiran merek dalam berubah-ubah kompetisi kualifikasi Piala Planet maupun Piala Asia berubah menjadi bukti bahwa Kompetisi 1 bukanlah sekadar tempat persinggahan, tetapi juga wadah bagi peserta berkelas yang tersebut mampu bersaing pada level internasional.
Para klub tentu harus beradaptasi dengan absennya penggawa ini, namun di dalam sisi lain, pengalaman berkompetisi di panggung bumi bisa jadi meningkatkan performa mereka pada waktu kembali ke kompetisi domestik.
Patut ditunggu bagaimana kiprah mereka itu sama-sama kelompok nasional masing-masing sebelum kembali meningkatkan kekuatan klubnya di dalam Kejuaraan 1.
Artikel ini disadur dari Pemain asing Liga 1 yang dipanggil negaranya dalam jeda internasional






