Pelatih kepala kepala timnas esports pastikan pelatnas tak ganggu kejuaraan

Ibukota – Pembimbing Kepala Timnas Esports Tanah Air Richard Permana menegaskan pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2025 Thailand tak mengganggu turnamen, baik nasional maupun internasional yang digunakan dijalani atlet.
Richard mengemukakan pertandingan juga pelatnas dapat berjalan bersamaan, mengingat pada waktu ini grup untuk nomor Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) Putra sedang menjalani kompetisi Mobile Legends Profesional League Indonesia (MPL ID) musim ke-15, sementara tim Free Fire menjalani Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring.
"Free Fire kan latihannya mampu ke sini. Tandingnya seperti biasa ke Studio Sepat-nya Garena. Begitu pun yang mana MPL masih ke Studio Tanjung Duren," kata Richard terhadap ANTARA di dalam Jakarta, Rabu.
"Kalau yang tersebut wanita nanti kita anggapnya tryout lokal, nasional gitu ya. Ke GH-nya (Game House) Vitality. Tandingnya dari sana. Enggak ada kendala kalau untuk merekan mau pertandingan lokal. Justru kita support, kita dampingi."
Pengurus Besar Esports Nusantara (PB ESI) telah dilakukan memulai pemusatan latihan nasional pada Mingguan (11/5) serta akan berlangsung selama tujuh bulan hingga SEA Games 2025 Thailand yang digunakan dijadwalkan pada 9-20 Desember.
Sebanyak 24 atlet yang disebutkan akan mewakili Negara Indonesia di lima nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) putra dan juga putri, Free Fire dengan dua pasukan perwakilan, juga FC Online.
Timnas MLBB Putri akan menghadapi kejuaraan Battle of Gamers untuk bersaing untuk tiket menuju Esports World Cup MLBB Women. Jika dia juara, merekan akan otomatis lolos ke Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL) Negara Indonesia musim berikutnya untuk berjuang berperang melawan tim-tim putra.
Timnas MLBB Putra berjuang untuk masuk playoff MPL Negara Indonesia musim ke-15 agar dapat menduduki Top 2 untuk lolos ke Esports World Cup 2025 Riyadh, yang dimaksud akan berlangsung pada Juli-Agustus.
Sementara, timnas Free Fire harus segera lolos Top 12 untuk dapat mengikuti putaran Grand Finals FFWS SEA 2025 Spring dalam Vietnam. Di Negeri Paman Ho, mereka itu harus masuk Top 8 agar memiliki kesempatan untuk berjuang di Esports World Cup 2025 Riyadh.
Dua punggawa timnas FC Online Mohammad Ega Rahmaditya juga Dwiga Meyza Amandha memegang tiket untuk turnamen globus EA. Mereka adalah juara Asia South, dua atlet terbaik ke kawasan Asia Selatan.
Artikel ini disadur dari Pelatih kepala timnas esports pastikan pelatnas tak ganggu turnamen





