PB PON Sumut pastikan peralatan PON 2024 sesuai spesifikasi teknis

Medan – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional Wilayah Sumatera Utara (PB PON Sumut) meyakinkan peralatan olahraga yang mana akan digunakan pada turnamen olahraga nasional yang disebutkan sesuai dengan spesifikasi teknis yang tersebut telah lama ditetapkan.
Ketua Lingkup Peralatan PB PON Sumut
Tuahta Ramajaya Saragih menyatakan penyediaan alat yang disebutkan berdasarkan arahan technical delegate (TD) dari pihak Pengurus Besar (PB) cabang olahraga dan juga KONI.
"Kami terus-menerus berpegang pada spesifikasi teknis yang mana diberikan oleh technical delegate lantaran merek yang digunakan menyadari keinginan peralatan. Usulan dari dia kami terima, serta kemudian kami sesuaikan harganya dengan situasi di dalam lapangan," ujar Tuahta Ramajaya Saragih, dalam Medan, Rabu.
Dia memaparkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Kementerian Pemuda juga Olahraga (Kemenpora) terkait pembiayaan peralatan yang tersebut bersumber dari APBN kemudian sudah pernah diterbitkan.
Berdasarkan surat tersebut, kata dia, ditekankan pentingnya pengadaan barang kemudian jasa diwujudkan secepatnya mengingat waktu yang digunakan semakin mendesak.
"Kami telah dilakukan setuju untuk memulai tahapan pengadaan dari Hari Sabtu (20/7/2024) hingga batas waktu 6 September. Semua tahapan masih menggunakan metode tender juga diharapkan dapat selesai tepat waktu," kata dia.
Tuahta yang digunakan juga merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut ini menjelaskan bahwa pihaknya mengajukan anggaran untuk pengadaan peralatan sebesar Rp156 miliar.
Namun, setelahnya penyesuaian berdasarkan survei lapangan kemudian evaluasi oleh Inspektorat Kemenpora lalu Kementerian Keuangan, anggaran yang disebutkan turun berubah menjadi Rp101 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh penyesuaian nilai tukar bursa juga efisiensi pengadaan.
"Kami memperhatikan nilai pangsa dan juga melakukan survei mandiri untuk mendapatkan nilai yang sesuai. Penyesuaian ini tiada berarti negatif, justru menunjukkan efisiensi pada pengelolaan anggaran," sebut dia.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kehancuran peralatan, lanjut dia, PB PON Sumut akan berkoordinasi dengan Pemda DKI, Dispora DKI, kemudian Dispora Jawa Barat untuk meminjam peralatan apabila diperlukan.
Selain itu, PB PON Sumut juga akan melakukan opsi sewa peralatan yang dimaksud akan bermetamorfosis menjadi pertimbangan sebagai alternatif.
"Kami berharap proses pengadaan ini dapat berjalan lancar dan juga sesuai jadwal. Kendala terbesar yang tersebut kami khawatirkan adalah kesanggupan penyedia untuk memenuhi persyaratan pada waktu yang digunakan sangat terbatas ini," ujar dia.
Artikel ini disadur dari PB PON Sumut pastikan peralatan PON 2024 sesuai spesifikasi teknis






