Penjualan Motor di tempat Indonesia Januari-Juli 2024 Tembus 3,7 Juta Unit

JAKARTA – Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) merilis data transaksi jual beli motor domestik sepanjang Januari-Juli 2024. Meski angkanya cukup positif, tapi penjualannya alami sedikit penurunan ketimbang periode yang digunakan serupa pada tahun lalu.
Sebagai informasi, berdasarkan data AISI, pemasaran kendaraan beroda dua motor secara domestik mencapai 3.769.838 unit. Angka ini alami sedikit peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.676.358 unit pada periode yang sama.
Penjualan sepeda gowes motor sepanjang 2024 memperlihatkan bilangan bulat yang mana hampir sejenis seperti tahun lalu setiap bulannya. Hal ini mencerminkan stabilitas permintaan di area sedang tantangan kegiatan ekonomi global.
Pada Januari 2024 jualan sepeda gowes motor mencapai 592.658 unit, turun dari 615.416 unit pada Januari 2023. Penurunan ini berlanjut pada Februari 2024 dengan 558.685 unit terjual, dibandingkan dengan 575.502 unit pada Februari 2023.
Selanjutnya pada Maret 2024 mencatatkan pemasaran sebanyak 583.747 unit, masih lebih tinggi rendah dibandingkan dengan Maret 2023 yang tersebut mencapai 633.155 unit. Pengembangan terjadi pada Maret 2024 dengan perdagangan 419.136 unit, lebih banyak tinggi dibandingkan Maret 2023 dengan 354.323 unit.
Sementara Mei 2024, pemasaran sepeda gowes motor tercatat sebesar 505.670 unit, sedikit mengecil dibandingkan dengan Mei 2023 yang tersebut mencapai 529.771 unit. Namun, pada Juni 2024, terjadi peningkatan jualan menjadi 511.098 unit, tambahan tinggi dari 493.763 unit pada Juni 2023.
Sedangkan pada Juli 2024, pemasaran kendaraan beroda dua motor secara domestik menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan 598.844 unit terjual. Angka yang disebutkan sangat lebih lanjut tinggi dibandingkan dengan Juli 2023 yang dimaksud cuma mencapai 475.428 unit.
Angka ini juga sementara menjadi yang mana tertinggi untuk perdagangan pada 2024. Apabila tren yang disebutkan tetap memperlihatkan stabil hingga akhir tahun ini, maka target perdagangan sebesar 6,2 jt unit bisa jadi tercapai.






