Peretas Komitmen Akan Pengenalan Kunci Utama Dekripsi Akses PDNS Rabu, Pakar Masih Meragukan: Jangan Mudah Dikelabui
Jakarta – Tim Brain Cipher yang dimaksud meretas Pusat Fakta Nasional Sementara (PDNS) Indonesi dengan ransomware jenis LockBit 3.0, mengumumkan akan membuka data yang digunakan dienkripsinya secara gratis. Pengumuman ini disampaikan Brain Cipher lewat laman resminya, sesudah itu diedit ulang oleh pengguna media sosial X pada Selasa, 2 Juli 2024.
“Geng Ransomware Brain Cipher mengumumkan akan merilis kundi dekripsi secara gratis pada hari Rabu (besok). Mereka menekankan perlunya pendanaan dan juga spesialis keamanan siber. Mohon maaf untuk Indonesi menghadapi masalah ini, mereka memohon pengakuan masyarakat menghadapi kebijakan mereka,” cuit akun @stelthmole_int disitir Tempo pada media sosial X.
Jumlah interaksi dalam unggahan itu hingga pukul 13.26 Waktu Indonesia Barat ini terpantau sudah ada disukai lebih tinggi dari 11 ribu pengguna lalu dilihat banyaknya 2,2 jt tayangan. Di cuitan itu disertakan pula tangkapan layar berisikan pernyataan resmi Brain Cipher ihwal alasan memberikan kunci dekripsi secara cuma-cuma untuk memulihkan akses ke PDNS.
Brain Cipher berpesan terhadap pemerintah Negara Indonesia untuk mampu menjadikan insiden serangan siber ransomware ke PDNS sebagai bagian dari pelajaran, khususnya pada pentingnya membiayai lapangan usaha keamanan siber lalu merekrut spesialis yang digunakan mempunyai kualifikasi dalam bidangnya.
“Serangan kami tidak ada menghadirkan konteks politik, hanya sekali pentest (uji penetrasi) dengan pascabayar. Warga Indonesia, kami mohon maaf berhadapan dengan kenyataan bahwa hal ini berdampak pada semua orang,” kata Brain Cipher disitir dari tangkapan layar situsnya yang digunakan beredar di media sosial.
Kelompok ini menegaskan langkah untuk memberikan akses kunci untuk membuka PDNS yang tersebut sempat diretasnya itu didasarkan pada inisiatif sendiri tanpa adanya pengaruh siapa pun. Mereka juga mengisyaratkan supaya pemerintah berterima kasih, serta seandainya malu, ucapan yang disebutkan bisa jadi dikirimkan lewat kantor pos.
“Kami meninggalkan dompet monero (mata uang kripto) untuk sumbangan. Kami berharap pada hari Rabu kami akan mendapatkan sesuatu. Dan kami ulangi lagi, kami akan memberikan kunci secara gratis juga menghadapi inisiatif kami sendiri,” ujar Brain Cipher.
Pakar Siber Akui Data Hal ini Asli
Pakar Keselamatan Siber lalu Forensik Digital, Alfons Tanujaya, sudah ada mengecek keaslian unggahan tersebut. Menurut dia, informasi yang beredar di media sosial ihwal Brain Cipher memberikan kunci dekripsi secara gratis memang sebenarnya dicantumkan ke website resmi kelompok tersebut. Alfons mendapatkan akses ke web ini lewat Tor Browser.
“Brain Chiper mengeluarkan statement dalam situsnya yang mana bisa saja diakses melalui tor browser. Itu website resminya dan juga kami cek itu benar. Lalu beliau bilang akan memberikan kunci depriksi yang mana sanggup direalisasikan untuk mengenkripsi PDNS,” kata Alfons pada waktu dihubungi Tempo, Selasa, 2 Juli 2024.
Kendati telah disampaikan ke umum oleh Brain Cipher, Alfons masih meragukan akan kebenaran informasi yang disampaikan oleh kelompok peretas ini, dikarenakan dalam unggahan yang digunakan beredar tak disertakan jadwal pastinya kapan kunci dekripsi akan diberikan untuk membuka akses PDNS. Di sana hanya sekali menyertakan hari Rabu saja.
“Cuma hati-hati, jangan ringan dikelabui janji palsu juga. Dia bilang Rabu, cuma Rabunya itu yang tersebut mana, apakah benar besok atau Rabu tahun-tahun selanjutnya. Dia enggak ngasih tanggal kan. Kalau ada tanggalnya, baru kita percaya beliau akan merilisnya,” ucap Alfons.
Pilihan Editor: 295 Mahasiswa Baru Mendapat Beasiswa Penuh dan juga Parsial dari Kampus BUMN, Pendaftar 7.000 Lebih
Artikel ini disadur dari Peretas Janji Akan Rilis Kunci Dekripsi Akses PDNS Rabu, Pakar Masih Meragukan: Jangan Mudah Dikelabui






