Profil Andi Rian Ryacudu Djajadi, Putra Makassar yang mana Jadi Kapolda Sulawesi Selatan

JAKARTA – Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi yang mana menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah ( Kapolda) Sulawesi Selatan , berada dalam mendapat sorotan setelahnya dirinya diduga sudah melakukan perbuatan intimidasi terhadap wartawan media nasional.
Pihak Indonesia Police Watch (IPW) yang mana mengungkap tindakan hukum ini sendiri masih tak menyangka jikalau sosok jenderal bintang dua akan turun segera untuk menghubungi wartawan lalu diduga melakukan intimidasi. Sebab Irjen Rian dikenal sebagai sosok yang dimaksud cukup pendiam.
Terkait tindakan hukum ini, Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia telah lama mengundang Kapolda Sulsel yang disebutkan untuk melakukan klarifikasi. Namun pihak Polda Sulsel sampai ketika ini masih belum memberikan tanggapan.
Diketahui apabila dugaan intimidasi ini muncul setelahnya perkara pungutan liar di proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam Polres Bone yang dimaksud diberitakan oleh pribadi jurnalis, menyebar di tempat sosial media.
Profil Andi Rian Ryacudu
Irjen Pol Andi Rian Ryacudu adalah Perwira Tinggi (Pati) Polri yang tersebut lahir pada Makassar, Sulawesi Selatan, pada 25 Agustus 1968. Dia mulai berkarier di tempat Polri setelahnya lulus dari Akpol tahun 1991.
Dalam riwayat kariernya, Rian sempat menduduki kedudukan Kapolsek Batulicin Polres Kotabaru Polda Kalsel di dalam tahun 1993. Di Kalimantan, beliau juga pernah bertugas sebagai Kasubbag Bin Ops Bagres Narkoba Polda Kalteng tahun 1995, serta Kasubag Bin Ops Ditsabhara Polda Timor Timur pada 1998.
Setelah itu, ia sempat dipindah tugaskan menjadi Kapuskodalops Polres Dili. Pada tahun 2000, dirinya kembali terkena mutasi untuk menjadi Kapuskodalops Polres Metro Bekasi.
Perwira yang dimaksud berpengalaman di bidang reserse ini juga pernah menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, Kapolres Tebingtinggi, juga Wadirreskrimsus Polda Sumut.
Selanjutnya, Rian ditunjuk untuk menjabat sebagai Dirresnarkoba Polda Kalimantan Barat. Berlanjut sebagai Analis Kebijakan Madya Lingkup Pidnarkoba Bareskrim Polri.
Pada tahun 2017, Rian diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Sumut. Tiga tahun berselang, ia dipetcaya untuk menjabat sebagai Wadirtipidum Bareskrim Polri di dalam tahun 2020.






