Ini adalah efek lalu bahaya konsumsi kecubung bagi kesehatan

Ibukota – Tanaman kecubung merupakan salah satu kekayaan hayati yang tersebut miliki sejumlah zat bermanfaat. Namun, mempunyai komposisi berbahaya yang mana memunculkan efek samping apabila mengonsumsinya secara berlebih.
Kecubung atau nama latinnya Datura fastuosa merupakan tumbuhan dari keluarga Solanaceae dengan ciri di antaranya bunga besar menjuntai kemudian bermahkota menyerupai terompet, mempunyai bentuk buah yang unik, berbentuk bulat, hijau berduri berukuran sedang sebesar bola tenis dan juga dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna warna kekuningan kecokelatan.
Kecubung mengandung senyawa kimia alkaloid terdiri melawan atropin, hiosiamin, serta skopolamin yang mana bersifat antikholinergik, dan juga mengandung hiosin, zat lemak, kalsium oksalat, meteloidina, norhiosiamina, norskopolamina, kuskohigrina, dan juga nikotina.
Terdapat banyak senyawa kimia di kecubung yang tersebut berbahaya juga efek samping untuk kebugaran bagi yang mengonsumsinya secara berlebih. Berikut efek samping lalu bahaya mengonsumsi kecubung berlebih, mengkompilasi beberapa sumber:
1. Halusinasi
Dalam bunga kecubung terdapat zat metil kristalin yang tersebut berperan menciptakan halusinasi sebab mempunyai efek relaksasi. Biasanya, digunakan sebagai anestesi lantaran dapat menghilangkan kesadaran atau sebagai obat bius. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebih dapat memunculkan halusinasi berkepanjangan.
2. Gangguan sistem saraf
Mengonsumsi buah kecubung mempunyai efek samping dapat mengganggu fungsi saraf jikalau dikonsumsi secara terus-menerus. Keberadaan alkaloid antikolinergik seperti tropane pada kecubung beracun bagi sistem saraf. Keracunan kecubung menyebabkan dampak buruk pada sistem saraf pusat, disorientasi, kehilangan memori, ketidakmampuan memproses informasi.
3. Kecanduan
Mengonsumsi kecubung secara berlebih mampu menyebabkan efek rasa senang berlebih atau euforia yang dapat menimbulkan kecanduan lantaran pengguna ingin mengulangi perasaan senang tersebut. Hal ini kerap disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika.
4. Dehidrasi
Mengonsumsi kecubung secara berlebih dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) akibat zat alkaloid tropana yang digunakan mengganggu sistem saraf.
Efek samping pertama muncul antara satu hingga empat jam setelahnya konsumsi. Biasanya terdiri dari mulut kering, rasa haus, serta rasa tidaklah santai ketika mengamati cahaya terang, lapisan kulit kering, memerah, lalu penglihatan kabur. Tanaman ini juga dapat menyebabkan keracunan melalui berubah-ubah jalur, seperti menyentuh, menghirup, atau memakan hampir semua bagian kecubung.
Interaksi paling beracun yang digunakan dapat dialami dengan memakan kecubung yang dimaksud dapat menyebabkan gejala mulai dari rasa haus yang hebat hingga koma. Menghirup bunga kecubung juga dapat memunculkan efek samping, seperti sakit kepala berat, mual, lalu sakit kepala ringan. Dalam perkara yang mana parah, iritasi pernafasan juga terjadi, hal ini sanggup berbahaya apabila mempunyai status penyakit pernafasan seperti asma.
Selain itu, menyentuh getah kecubung juga dapat memunculkan beberapa efek samping yang mana biasa muncul ke mata, menyebabkan kebutaan sementara. Namun, bunga kecubung juga dapat menyebabkan gejala pada mata.
Artikel ini disadur dari Ini efek dan bahaya konsumsi kecubung bagi kesehatan






