China: Kawah tumbukan tertua dalam Periode terbentuk 4,25 miliar tahun sesudah itu

Beijing – Berdasarkan penelitian pada sampel Bulan yang digunakan dikumpulkan oleh misi Chang'e-6, sebuah pasukan ilmuwan China mengonfirmasi bahwa kawah tumbukan tertua serta terbesar di Bulan, yaitu Cekungan Kutub Selatan-Aitken (SPA), terbentuk 4,25 miliar tahun silam.
Penemuan ini memberikan wawasan yang mana sangat penting pada mengenali evolusi awal Bulan lalu tata surya.
Menurut jurnal penelitian yang dimaksud diterbitkan pada Hari Jumat (21/3) di dalam National Science Review, kelompok yang mana dipimpin oleh Chen Yi dari Institut Geologi juga Geofisika ke bawah naungan Akademi Pengetahuan Pengetahuan China (CAS), telah terjadi menganalisis sampel yang dimaksud dikumpulkan oleh misi Chang'e-6, lalu dengan tepat menetapkan usia pembentukan cekungan SPA hingga 4,25 miliar tahun silam.
Cekungan SPA, sebuah bekas berukuran sangat besar yang membentang dalam sisi terpencil Bulan, kemungkinan terbentuk selama rentetan asteroid yang menghantam sebagian besar tata surya di beberapa ratus jt tahun pertama sejak terbentuk. Namun, masih sangat sulit untuk menentukan usia dari cekungan tersebut.
Mengingat perkiraan tak dengan segera mengenai waktu terjadinya tumbukan SPA berkisar antara 4,26 hingga 4,35 miliar tahun silam, para ilmuwan planet telah dilakukan lama mengantisipasi untuk mendapatkan bukti langsung, yaitu sampel batuan dari cekungan SPA itu sendiri, untuk mengungkap misteri Siklus kemudian tata surya.
Misi Chang'e-6 China menghimpun sampel pertama dari cekungan SPA serta membawanya kembali ke Bumi. Pencapaian ini akhirnya memberikan kesempatan yang dimaksud sudah lama dinanti-nantikan untuk penentuan usia dengan segera cekungan SAP.
Namun, wahana pendarat (lander) Chang'e-6 ketika itu mendarat dalam area basal mare di dalam Cekungan Apollo, yang mana berada pada pada Cekungan SPA.
Area ini sudah pernah mengalami beberapa tumbukan serta letusan basaltik setelahnya tumbukan SPA, sehingga sampel Siklus yang dibawa Chang'e-6 mengandung fragmen material dari periode yang berbeda. Hal ini memunculkan tantangan pada penentuan usia yang digunakan akurat dari cekungan SPA.
"Peristiwa tumbukan SPA menghasilkan kembali lapisan lelehan yang sangat besar," papar Chen. "Untuk menentukan usia pembentukannya dengan tepat, pertama-tama kita harus mengidentifikasi produk-produk dari lapisan lelehan tumbukan ini pada sampel bulan Chang'e-6."
Para peneliti memeriksa sekitar 1.600 fragmen dari 5 gram sampel, mengidentifikasi 20 fragmen norit (norite clasts) representatif dengan tekstur, mineralogi, dan juga geokimia yang tersebut mengindikasikan jika mula tumbukan.
Melalui penanggalan yang tepat menggunakan metode lead-lead pada mineral yang mana mengandung zirkonium di fragmen-fragmen ini, tim peneliti yang dimaksud menemukan bukti adanya dua kejadian tumbukan yang tersebut berbeda pada 4,25 juga 3,87 miliar tahun silam.
Norite yang tersebut tambahan tua, yang mana berasal dari 4,25 miliar tahun silam, menunjukkan karakteristik struktural kemudian komposisional yang digunakan mengindikasikan bahwa mereka itu mengkristal pada tingkat yang berbeda di lapisan lelehan yang identik yang mana dihasilkan oleh tumbukan SPA.
Survei geologis ekstensif serta analisis litologi komparatif dari cekungan SPA sangat mengindikasikan bahwa usia tumbukan yang lebih lanjut tua, yaitu 4,25 miliar silam, kemungkinan besar merepresentasikan waktu terjadinya tumbukan SPA, ujar Chen.
Menurut studi tersebut, temuan ini memberikan bukti secara langsung pertama yang berbasis sampel bahwa cekungan tumbukan terbesar di dalam Bulan terbentuk sekitar 320 jt tahun setelahnya awal terbentuknya tata surya.
Usia definitif 4,25 miliar tahun untuk cekungan SPA dapat berubah menjadi titik acuan penting untuk menyempurnakan kronologi tumbukan Siklus dan juga mendirikan urutan temporal yang lebih banyak lengkap dari evolusi awal Bulan.
Wahana penjelajah Periode Chang'e-6 dirilis dari China pada 3 Mei 2024. Pada 25 Juni 2024, wahana pendarat Chang'e-6 mendarat dalam China utara dan juga berhasil menyebabkan pulang 1.935,3 gram sampel dari sisi sangat jauh Bulan.
Sumber: Xinhua
Artikel ini disadur dari China: Kawah tumbukan tertua di Bulan terbentuk 4,25 miliar tahun lalu




