Arsjad Rasjid Sebut Munaslub Kadin Anindya Bakrie Ilegal

JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid angkat bicara secara tegas menghadapi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang mana memutuskan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin yang tersebut baru. Lantaran Arsjad masih menjabat sebagai Ketua Umum Kadin hingga 2026, ia pun mengungkapkan Munaslub Kadin Anindya Bakrie sebagai penyelenggaraan ilegal.
Arsjad mengatakan, pihaknya tetap saja berpegang teguh dengan Anggaran Dasar serta Rumah Tangga (AD/ART) Kadin Indonesia. AD/ART Kadin, lanjut Arsjad, telah berlandaskan Undang-Undang No. 1 Tahun 1987 serta Keputusan Presiden (Keppres) No. 18 Tahun 2022.
“Hanya ada Satu Kadin Indonesia, yaitu Kadin Indonesia yang digunakan dasar penyelenggaraannya ditetapkan melalui Undang-Undang 1 Tahun 1987 tentang Kadin Indonesia kemudian Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2022,” jelas Arsjad di jumpa persnya, Hari Minggu (15/9/2024).
Arsjad menegaskan, berhadapan dengan dasar tindakan Kadin Indonesia yang mana menyatakan Munaslub Anindya Bakrie yang disebutkan sebagai ilegal sebab tidak ada berlandaskan AD/ART.
“Oleh sebab itu, segala bentuk aktivitas Kadin Indonesia, termasuk penyelenggaraan Munaslub harus tunduk juga taat terhadap ketentuan UU juga mandat AD/ART,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arsjad menyatakan jabatan yang digunakan beliau ampu, sudah disepakati secara mutlak dan juga aklamasi berdasarkan Keputusan sama-sama pada Munas VIII Kadin Indonesia tertanggal 30 Juni 2021, di tempat Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Pada kesempatan ini, sudah hadir dengan saya beberapa jumlah pengurus, juga 21 Ketua Umum Kadin Provinsi, dan juga perwakilan dari Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia,” sambung Arsjad.
“Saya mengajak, mari sama-sama kita patuhi kemudian tegakkan peraturan serta ketentuan hukum yang digunakan berlaku bagi kemajuan organisasi dunia usaha yang berkontribusi bagi peningkatan sektor ekonomi nasional,” tambah dia.
Sebelumnya, Atas perihal penyelenggaraan Munaslub yang dimaksud dihelat pada Hari Sabtu (14/9/2024) di tempat ST. Regis Hotel kemarin, Kadin yang digunakan digawangi oleh Arsjad Rasjid pun angkat bicara. Kubu Arsjad pun menghelat konferensi pers di tempat Menara Kadin pada hari Hari Minggu ini (15/9/2024), namun mendadak dibatalkan.






