Ancam pengirim PMI ilegal, Karding: “Yang nakal saya sikat semua”

Ibukota – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesi (P2MI) Abdul Kadir Karding menyatakan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang dimaksud mempermainkan nasib pekerja migran.
"Yang nakal saya sikat semua. Nggak ada urusan!" kata Karding, pada kuliah umum bertajuk "Peran pemerintahan pada Tantangan dan juga Prospek Pelindungan Pekerja Migran di dalam Era Globalisasi" di dalam Universitas Lampung, hari terakhir pekan (16/5).
Dia menegaskan hal itu terkait dengan banyaknya perkara pekerja migran Indonesi (PMI) yang digunakan diberangkatkan secara non-prosedural oleh oknum, salah satunya dari perusahaan pemasok tenaga kerja ke luar negeri.
"Pokoknya, kalau saya temukan juga ada bukti, saya pecat segera pada tempat. Kita sedang mengurus nyawa orang, tidaklah dapat kalau kita bergabung main-main," kata Karding.
Pemberantasan calo atau oknum yang dimaksud memfasilitasi pengiriman PMI secara ilegal bermetamorfosis menjadi perhatian penting pemerintah, kata Karding.
"Calo ini harus diberantas. Yang bikin saya pusing, dia tidak cuma memberangkatkan secara non-prosedural, tapi juga mengambil uang dari para pekerja yang mana hidupnya telah susah. Terlalu sejumlah yang digunakan seperti ini," kata dia.
Untuk mengurangi pengiriman ilegal PMI, ia mengemukakan bahwa kementeriannya sudah berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri kemudian Kementerian Desa untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya berangkat ke luar negeri tanpa dokumen resmi.
"Salah satunya adalah pemahaman persoalan pekerjaan migran ini. Prosedural ini harus kita genjot sosialisasinya," kata dia, menanggapi pertanyaan siswa masalah langkah strategis untuk menghentikan pengiriman ilegal PMI ke luar negeri.
Karding juga menyatakan bahwa kementeriannya terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di bermacam wilayah untuk menegaskan pelayanan berjalan optimal.
"Saya sekarang sidak ke tempat-tempat pelayanan. Saya cek mana yang dimaksud paling lama dari prosedur ini, yang dimaksud tiada penting akan kita pangkas," kata dia.
Artikel ini disadur dari Ancam pengirim PMI ilegal, Karding: “Yang nakal saya sikat semua”




