LNE Bidik Penjualan Tertinggi untuk Truk China FAW

JAKARTA – Dealer mobil truk Indonesia PT Lancarjaya Nusantara Enjiniring (LNE) optimistis jualan truk selama China FAW akan berkontribusi positif pada tanah air. LNE yakin mampu berjualan mencapai transaksi jual beli tertinggi dalam akhir tahun 2024.
Direktur LNE, Timothy Pakpahan mengatakan, kontribusi positif yang disebutkan mengingat masih besarnya pangsa lingkungan ekonomi truk di tempat tanah air untuk berbagai merek. “Kami optimis brand FAW memberikan hasil positif untuk setiap customer kami, mengingat kualitasnya juga tidak ada diragukan dimana FAW menjadi truk paling laris no 1 di dalam China,” ujar Timothy, dikutipkan Akhir Pekan (14/08/2024).
Mayoritas lapangan usaha yang tersebut menggunakan hasil ini meliputi sektor pertambangan, kontruksi, perhutanan juga logistik. Timothy menjelaskan, keunggulan FAW terletak pada daya angkut lalu tenaga yang tersebut tambahan besar pada kendaraan truk di dalam kelasnya.
“Yang kami kembangkan sekarang adalah layanan after sales kami, dimana LNE telah lama menjadi service center FAW di dalam Indonesia. Optimisme itu juga didasari tingginya minat pelanggan juga mitra kami menyambut peluncuran brand FAW,” ujarnya.
Sebelumnya, LNE mengatur gathering beberapa jumlah pelanggan kemudian mitra sektor di dalam Ibukota Indonesia pada pekan lalu (8/8/2024). Tema gathering bertajuk “Mutual Trusts, Mutual Benefits” merayakan perubahan kemudian kolaborasi terbaru melalui komoditas truk FAW dengan syarat China. LNE berbangga mengatur bidang solusi truk melalui pabrikan FAW.
Pengalaman positif diungkapkan pelanggan FAW, di tempat antaranya datang dari Hasan Tan pemilik PT Bina Bangun Esa. Ia menilai truk FAW menunjukkan kualitas dan juga performanya. “Kami ucapkan selamat tinggal untuk komoditas truk dari Jerman, serta kami ucapkan selamat datang untuk item unggul dari China,” ujarnya.
First Automobile Group Co., Ltd. (sebelumnya First Automobile Manufacturing Plant) disingkat sebagai “China FAW”. Berkantor pusat pada kota Changchun merupakan produsen mobil super besar milik negara, secara langsung di dalam bawah pemerintah pusat. Hal ini adalah mobil pertama perusahaan pada Tiongkok kemudian salah satu grup perusahaan mobil terbesar dalam Tiongkok dengan perdagangan no 1 di tempat negara asal.
Saat ini perusahaan sudah mengembangkan beberapa pelanggan besar serta mencapai terobosan signifikan di dalam berbagai industri, khususnya pada proyek infrastruktur, pengembangan mineral, lalu transportasi energi.
Sebagai informasi, dari total penjualannya, Hongqi, merek mobil yang dimaksud berada di area bawah naungan FAW Group, menyumbang 40.300 unit sendiri, meningkat 82,9 persen (yoy) 2023. Sedangkan untuk FAW-Volkswagen, perusahaan patungan mobil penumpang antara FAW dengan produsen mobil Jerman Volkswagen, berjualan 168.000 unit, naik 46,7 persen.FAW Group juga mengedarkan 11.529 unit kendaraan di area luar negeri, membukukan peningkatan pesat sebesar 186 persen (yoy).






