Terence Crawford Lepas Sabuk WBO Kelas Welter, Bukan Juara Tak Terbantahkan Lagi

WBO merestui juara baru empat divisi, Terence Crawford, melepas sabuk WBO kelas welter untuk bertarung dalam kelas welter super. WBO mengangkat Brian Norman Jr. sebagai pemegang peringkat juara kelas welter WBO.
Manajer Norman, Jolene Mizzone, mengungkapkan bahwa Norman yang digunakan berusia 23 tahun selama Georgia (26-0, 20 KO) sangat senang menerima surat dari WBO juga berencana untuk mempertahankan penghargaan pertamanya di tempat bawah bendera promotor Top Rank pada bulan November mendatang melawan manusia petinju yang mana masuk pada peringkat 15 besar.
“Seperti yang tersebut pernah dikatakan oleh Pernell Whitaker, ‘Memenangkannya adalah bagian yang tersebut mudah. Mempertahankannya adalah bagian yang dimaksud sulit,'” kata Mizzone pada Norman. “Ia tahu bahwa pada masa kini semua orang akan mengincarnya.”
Norman menyatakan terhadap Mizzone bahwa ia sangat berazam untuk tetap memperlihatkan menjadi juara sehingga ia akan pergi ke luar rumahnya pada Georgia untuk “memotong kayu – dengan tangan saya, bukanlah kapak.”
Norman menjadi pemegang gelar kejuaraan kelas welter sementara WBO pasca menang KO pada ronde ke-10 melawan Giovanni Santillan dari San Diego di area San Diego Sports Arena, 18 Mei lalu. Crawford kemudian melangkah menuju sabuk divisi keempat, dan juga mengalahkan pemegang sabuk World Boxing Association, Israil Madrimov, dengan langkah mutlak pada 3 Agustus di area Los Angeles.
Ini menempatkan Crawford sebagai lawan wajib bagi pemegang penghargaan kelas menengah divisi junior WBO/World Boxing Council pada waktu ini, Sebastian Fundora. Menghadapi tenggat waktu akhir minggu ini, pengacara Crawford belum mengajukan permintaan tercatat terhadap WBO. Diyakini bahwa salah satu alasannya adalah lantaran pialang Arab Saudi, Turki Alalshikh, menginginkan Crawford untuk bertarung melawan juara temporer kelas 69,8 kg WBC yang mana belum terkalahkan, Vergil Ortiz Jr.
Sementara Crawford menyatakan minatnya untuk bertarung lagi tahun ini – serta promotor Fundora, Sampson Lewkowicz, menyatakan bahwa petinjunya dapat bertarung paling cepat pada bulan Oktober – Ortiz kemungkinan besar membutuhkan waktu istirahat yang digunakan lebih besar lama pasca kemenangan hitungan mutlak yang dimaksud brutal pada hari Hari Sabtu (10/9) menghadapi Serhii Bohachuk, pasca dua kali dijatuhkan.
Seorang pejabat yang dimaksud mengetahui pembicaraan dalam balik layar mengenai kesulitan ini mengatakan, “Kita akan mengetahui keputusannya pada akhir minggu ini.”
Baca Juga: Terence Crawford Juara Bumi Tinju 4 Divisi yang tersebut Tak Terkalahkan






