Cak Imin Minta PBNU Taat Konstitusi juga Tak Campur Adukkan Ormas dan juga Parpol

JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memohonkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) taat Konstitusi. Cak Imin juga meminta-minta agar PBNU tidaklah mencampuradukkan permasalahan partai kebijakan pemerintah dengan ormas.
Penegasan ini diungkapkan Cak Imin pada waktu merapat ke kediaman Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin pada Jalan Diponegoro, Ibukota Pusat sore ini, Kamis (15/8/2024).
Dari pantauan di area lokasi, Cak Imin tiba 16.13 Waktu Indonesia Barat menggunakan mobil Toyota Velfire dengan pelat nomor B 1033 ZZH. “PBNU saya minta taat konstitusi. Jangan mengaku warga baik kalau enggak taat kontitusi. Enggak ada itu. Enggak ada itu namanya rumah tangga campur aduk. Ormas-ormas, parpol-parpol,” tegas Cak Imin.
Cak Imin juga menegaskan PBNU bukan punya kewenangan konstitusi untuk mencampuri urusan rumah tangga PKB. “Ya kalau ikut-ikut ngatur PKB apa urusannya. Dia engga punya kewenangan konstitusi,” tegasnya.
Cak Imin mengaku, pertemuan dengan Wapres untuk menyerahkan secara langsung undangan kegiatan Muktamar PKB yang mana akan berlangsung pada 24 Agustus 2024. “Undang muktamar PKB,” tegas Cak Imin.
Cak Imin juga menegaskan pada rapat kali ini tidaklah ada urusan dengan konflik PBNU. “Ga ada urusannya,” tegasnya.





