PLN EPI Raih 3 Penghargaan GRC & Performance Excellence Award 2024

JAKARTA – Subholding PT PLN Tenaga Primer Indonesia (PLN EPI) meraih 3 penghargaan bergengsi di tempat kompetisi GRC & Performance Excellence Award 2024. Penghargaan yang disebutkan diperoleh berkat keberhasilan perusahaan mengimplementasikan manajemen risiko, lalu manajemen kepatuhan (government, risk and compliance/GRC).
Ajang ini bertujuan menggalakkan peningkatan kegiatan bisnis perusahaan melalui pengembangan kebijakan serta implementasi tata kelola, manajemen risiko, dan juga kepatuhan terhadap regulasi secara terintegrasi untuk meningkatkan kinerja, daya saing maupun reputasi perusahaan negara maupun instansi pemerintah.
Dalam event ini, PLN EPI meraih penghargaan Five Stars Gold untuk kategori The Best GRC for Corporate Governance & Compliance 2024 (energy industries) di tata kelola Perusahaan yang dimaksud baik kemudian berkelanjutan; The Best Commissioner for GRC Excellence 2024 pada kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja komisaris PLN EPI; lalu The Best Chief Executive Officer 2024 untuk Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, Iwan Agung Firstantara.
“Keberhasilan ini bukanlah hanya sekali menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga merupakan bukti nyata dari komitmen kami mengimplementasikan GRC dengan baik sesuai tata nilai juga manajemen risiko yang berlaku didunia internasional,” ujar Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara pada siaran pers, Selasa (10/9/2024).
Iwan menegaskan, PLN EPI berazam untuk melaksanakan GRC dengan lebih tinggi baik. Tak semata-mata di area dalam, ia pun menyokong seluruh pemangku kepentingan dalam pada biosfer bidang usaha PLN EPI untuk turut juga mengembangkan kemudian menjalankan prinsip-prinsip GRC yang digunakan ada. “Ini untuk bisa jadi menjaga kesinambungan lalu pertumbuhan perusahaan ke depannya,” tandasnya.
Direktur Keuangan serta Manajemen Risiko PLN EPI Efin Febriantoro menambahkan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PLN EPI untuk menyempurnakan praktik GCG juga penerapan manajemen risiko, meningkatkan kepatuhan, sekaligus GRC secara keseluruhan.





