15 Aturan Kehamilan Kerajaan Inggris, Tidak Ada Baby Showers

JAKARTA – Aturan kehamilan Kerajaan Inggris cukup berbagai serta tidak ada ada yang berubah selama beberapa dekade, temasuk ketika Ratu Elizabeth II naik takhta.
Meski hamil kemudian merawat bayi merupakan tantangan yang cukup berat, tetapi orang tua kerajaan harus berjuang dengan beberapa aturan lalu tradisi unik yang dimaksud memandu perilaku merek selama kehamilan, kelahiran juga setelahnya.
Aturan Kehamilan Kerajaan Inggris
1. Pengungkapan jenis kelamin
Pengungkapan jenis kelamin bayi bukanlah sesuatu yang mana diadakan oleh keluarga kerajaan. Jenis kelamin bayi dirahasiakan hingga kelahiran bayi diumumkan. Unsur kerahasiaan ini menyebabkan para bandar taruhan menjadi heboh. Orang-orang memasang taruhan pada jenis kelamin bayi kerajaan baru juga kemungkinan pilihan nama kerajaan.
2. Tidak ada baby showers
Meghan Markle memproduksi kehebohan ketika ia terbang ke New York untuk baby showers alias pesta bayi pada waktu hamil anak pertamanya. Meski baby showers mungkin saja dijalankan berbagai orang, tetapi tidaklah akan dilaksanakan para bangsawan pada permainan menebak berat badan bayi serta mencicipi makanan bayi pada waktu mereka merayakan kedatangan calon raja atau ratu.
3. Tanggal kehamilan
Anggota keluarga kerajaan tak pernah merilis tanggal kehamilan secara pasti, bahkan jarang menyebutkan bulan kapan bayi baru itu diharapkan lahir. Sebaliknya, pengumuman kehamilan biasanya cukup samar, hanya sekali memberikan pandangan umum tentang tanggal perkiraan lahir bayi.
4. Melahirkan di dalam rumah
Selama bertahun-tahun, melahirkan di tempat rumah adalah pilihan utama bagi ibu hamil di area keluarga kerajaan. Ratu melahirkan keempat anaknya di area rumah. Putri Anne menentang tren melahirkan di area rumah ketika ia memilih untuk melahirkan anak-anaknya dalam Rumah Sakit St. Mary, London di area Lindo Wing.
5. Unit bersalin yang tersebut sama
Diana, Putri Wales mengikuti jejak Putri Anne, melahirkan Pangeran William serta Harry di tempat Lindo Wing, dengan Catherine, Duchess of Cambridge mengikuti jejaknya dengan ketiga persalinannya.
6. Belahan dada harus ditutup
Kehamilan kemudian melahirkan adalah masa ketika susu kebanyakan wanita mencapai ukuran terbesar yang digunakan pernah ada. Jadi, pikirkanlah para ibu kerajaan baru perlu menutupi belahan dada dia setiap saat. Hal ini pasti menjadi tantangan tersendiri ketika bayi lahir juga ketika menyusui.
7. Jari kaki tidak ada boleh terlihat
Pergelangan kaki lalu telapak kaki yang tersebut bengkak memproduksi kebanyakan dari kita dengan segera meraih sandal jepit untuk memberi waktu pada jari kaki kita agar sanggup beristirahat selama kehamilan. Namun, bagi para bangsawan yang sedang hamil, sepatu terbuka jenis apa pun tiada boleh oleh sebab itu jari kaki bukan boleh terlihat!
8. Tim persalinan setiap saat siaga
Dalam hal melahirkan bayi, para bangsawan tak membiarkan apa pun terjadi begitu saja. Untuk meyakinkan bahwa semua orang siap menghadapi kelahiran yang digunakan diharapkan, bidan lalu regu persalinan lainnya siap dipanggil selama berbulan-bulan sebelum tanggal jatuh tempo.






